RSS
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sang Pejuang

Hanya orang sadar,
Yang tahu dan ingin tahu.
Akan permainan dunia ini,
Akan tipu muslihat kefanaan.

Diri ini ingin,
Jadi bagian dari mereka.
Mereka yang sadar,
Mereka yang beriman.

Tak mudah, memang.
Rintangan datang menghadang,
Tanpa belas kasih.
Hancurkan pejuang sejati.

Harga diri ini yang mampu,
Menentukan apa akhirnya.
Tentukan duka atau suka,
Itu sebuah pilihan.

Dia Orangnya


.dia adalah orang yang membuatku tersenyum.
.dia adalah orang yang membuatku menangis.
.dan , , ,
.dia adalah orang yang meraih hatiku lewat kehangatan bibirnya.
.
.dia tak bisa kuhapus.
.dia tak bisa kulupakan.
.dia adalah nafasku.
.namun...
.sekarang dia telah pergi.
.
.kerena orang itu, cinta itu, hatiku sakit.
.apakah kau tak tau apapun, kekasihku.
.aku mencintaimu dan akan terus mencintaimu.
.
.aku harus membiarkanmu pergi.
.hatiku pun telah tercabik-cabik.
.kenangan itu pun terasa menusuk disetiap hariku.
.bagai duri dalam dagingku.
.
.saat kau meneteskan air mata.
.sangat membuat hati ini sedih.
.sebagai ganti air mata dan kesedihan.
.lupakanlah aku dan hiduplah dengan bahagia.
.bahagia dengan yang lain.
.
.saat kehidupan kita berakhir.
.saat menutup kedua mata kita.
.saat itu sekali saja, ingatlah aku.

Sebuah Pilihan


Hanya orang sadar,

Yang tahu dan ingin tahu.

Akan permainan dunia ini,

Akan tipu muslihat kefanaan ini.

 

Diri ini ingin,

Jadi bagian dari mereka.

Mereka yang sadar,

Mereka yang beriman.

 

Tak mudah memang,

Rintangan datang menghadang.

Tanpa belas kasih,

Hancurkan pejuang sejati.

 

Hanya diri ini yang mampu,

Menentukan apa akhirnya.

Suka atau duka,

Itu sebuah pilihan.

Perjuangan Cinta

Kala hujan,
Kumenangis merindukanmu.
Tetesan air seirama dengan kesedihanku,
Menatap dan mendengar rintihan hujan.

Aku menanti, menanti, dan menanti.
Berharap kau datang mengakhirinya.
Kemana kau selama ini,
Kuberdiri menanti dibalik jendela.

My first love,
Aku harap waktu dalam genggamku.
Mempertemukan kita kembali,
Kan kuungkap perasaan cinta ini.

Walau aku tak tahu pasti,
Akan perasaanmu.
Namun setidaknya,
Ada satu hal yang tak membuatku menyesal.

Kini penyesalan itu,
Benar-benar kurasakan.
Dalam kesendirian,
Hanya kesalahan itulah yang salah.

Tapi,
Aku menyakini satu hal.
Cinta ini takkan berakhir begitu saja,
Karena aku akan memperjuangkannya.

Happy Birthday to You

Time too fast move,

I don't know why?

I always remember this day.

I never stop to forget you.

But,

I can't do anything...

I don't have anything to give.

Because you didn't need anything from me.

I hope this feel will be end soon

Until I have believe in my self as your friend.

Later,,,

When we meet again,

I hope you can accept me...

As a friend...


Happy Birthday, 

Saengil Chukka hamnida...


Saranghae...Lee Chum Shik

Write here, about you and your blog.
 
Copyright 2009 Life for Share and Education All rights reserved.
Free Blogger Templates by DeluxeTemplates.net
Wordpress Theme by EZwpthemes
Blogger Templates